Sajak dari Danau Gunung Tujuh

Aku terpana, tanpa ragu memandang hamparan air di depanku
Tergenang dalam cerukan raksasa dengan tujuh gunung yang mengelilinginya,
seolah ingin menjaga dari segala keburukan di luar sana

Airnya teduh, menyejukkan jiwa yang berlabuh
Panoramanya indah terbentang, membuat tak berkedip mata yang memandang
Gemericiknya lembut, menjernihkan hati yang sedang kalut

Aku terperangah, tapi mataku tetap memandang tanpa lelah
Sesaat damai kurasa, seperti aku tak ingin beranjak dari sini
Danau yang indah dengan sinaran mentari di atasnya

Di sini kucoba ‘tuk mencerna arti setiap langkah kita
Mendaki harapan yang sering kita impikan bersama
Menyatukan kebersamaan dalam untaian canda penuh makna

Aku berharap dapat kembali suatu hari nanti
Di sini, di Danau Gunung Tujuh

08.16 WIB, 10 April 2012.
Danau Gunung Tujuh, Kerinci.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s