Chelsea, Good Defense with Deadly Counter-attack!

Jika kita ditanya apa klub sepak bola terbaik di bumi saat ini, tentu jawaban kita ada pada Barcelona. Sebuah tim yang terkenal karena kekompakannya memainkan gaya tiki-taka akibat ‘ulah’ sang entrenadornya, Pep Guardiola. Barcelona menjadi yang terbaik karena jumlah trofi yang didapatkannya akhir-akhir dan dunia mengakuinya. Namun kejayaan Barca sepertinya akan berakhir, ini terlihat dari beberapa laga yang dilalui oleh klub Catalan tersebut di partai melawan tim-tim besar. Dimulai ketika melawan Chelsea di Liga Champions, Barca yang mendominasi pertandingan harus gigit jari karena kalah agregat 2-3 dari Chelsea yang membuat langkah mereka terhenti. Kepedihan lain yaitu ketika partai El Classico versus Real Madrid, bermain di kandang sendiri Barca harus mengakui keunggulan Madrid dengan skor 1-2. Belum lagi pengunduran diri sang maestro Pep Guardiola, mungkin akan butuh waktu lagi bagi Barca untuk beradaptasi dengan pelatih baru mereka. Hal ini tentu menggembirakan Madrid karena saingan terberat Mourinho sudah tidak lagi melatih Barca.

Skuad Chelsea (Foto : football365.com)

Jika berbicara tiki-taka mungkin Barcalah jagonya, tapi bagaimana dengan sebutan untuk tim yang pertahanannya bagus ketika diserang dan mempunyai serangan balik yang efektif? Chelsea! Itulah jawaban saya. Tidak ada gelar yang tersemat pada Chelsea soal gaya permainan mereka, paling-paling yang sering kita dengar adalah gaya permainan keras ala Liga Inggris. Tapi menilik pada performa mereka yang semakin membaik dalam laga terakhir mereka–terlebih setelah diarsiteki Di Mattio–membuat Chelsea sepertinya akan mendapat julukan baru.

Tengoklah ketika leg pertama Liga Champions di Stamford Bridge, statistik menunjukkan Barca mendominasi pertandingan dengan ball possession 28:72 persen, tapi toh Chelsea memenangkan pertandingan lewat serangan balik efektif dengan gol tunggal Didier Drogba. Pun demikian di pertemuan kedua di Camp Nou, meski Chlesea kehilangan Terry (kartu merah) dan Garry Cahill (cedera) tapi mereka tetap dapat menahan serangan yang dikomandoi Xavi dan Iniesta. Ini karena lini tengah Chelsea yang solid di mana ada gelandang bertahan sekelas Obi Mikel yang berduet dengan Meireles ditambah jenderal kreatif pada seorang Ramires. Meski sempat tertinggal dua gol Chelsea akhirnya sukses menyamakan kedudukan–lewat serangan balik–dan mengantar mereka ke partai final. Para pemain tengah Chelsea berhasil meredam setiap serangan yang dibangun Barca kemudian dengan sangat baik pula menyusun skema serangan balik yang mematikan. Jangan lupa Chelsea mempunyai satu pemain lagi yang sangat bagus dalam mengatur tempo permainan, Frank Lampard!

Selebrasi para pemain Chelsea usai menaklukkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2011/2012 (Foto : goal.com)

Dan lihat pula ketika Chelsea melawaan Liverpool di final FA Cup. Di awal pertandingan ball possession cukup berimbang dan Chelsea unggul dua gol terlebih dahulu lewat Ramires di menit ke-11 dan satu gol tambahan dari Drogba menit 52. Di babak kedua, Liverpool lebih gencar melakukan serangan dan hasilnya terlihat pada menit 64 ketika Carrol sukses memperdayai Terry dan melepaskan sepakan yang gagal dihalau Cech. Setelahnya Liverpool semakin dominan, namun hasil 2-1 dirasa sudah cukup bagi Di Mattio ia kemudian mengganti Ramires dengan Meireles yang notabene lebih berkarakter bertahan. Alhasil meski mendapat tekanan yang gencar dari Liverpool, Chelsea berhasil mempertahankan skor tersebut dan memastikan diri sebagai Juara FA Cup edisi 2011/2012.

Para pemain Chelsea merayakan keberhasilan mereka merengkuh Piala FA 2012 (Foto : goal.com)

Apapun itu, harus diakui bahwa Chelsea sedang dalam performa terbaiknya saat ini. Menyingkirkan Barca di Liga Champions dan memenangi gelar FU Cup setelah menundukkan Liverpool. Dengan gaya permaianannya tersebut mungkin Chelsea bakal mendapat julukan “Tim dengan pertahanan solid dan serangan balik mematikan”. Bisa jadi gaya permainan tersebut yang akan diperagakan lagi ketika jumpa Bayern Munceh di final Liga Cahmpions 19 Mei 2012 mendatang, apalagi Munchen bermain di kandang mereka sendiri, Allianz Arena. Good luck, Chelsea!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s