Laga Perdana Grup C, Spanyol ditahan imbang Italia

Logo UERO 2012 (Gambar : euro2012.ukrinform.ua)

Pertandingan perdana grup C EURO 2012 dibuka oleh Spanyol versus Italia. Dalam turnamen ini Spanyol tidak diperkuat dua pemain intinya yaitu Carlos Puyol dan david Villa karena cedera. Sementara Italia datang ke Polandia dengan kondisi yang tidak mengenakkan di mana persepakbolaan Italia kembali diguncang skandal pengaturan skor. Ini merupakan kasus ke-3 setelah sebelumnya di tahun 1982 dan 2006, namun di tahun tersebut Italia justru mampu tampil sebagai juara. Bedanya di tahun 2012 ini kasus tersebut mencuat beberapa hari sebelum Uero digelar. Ini jelas mengganggu persiapan  Gli Azzuri baik secara mental maupun strategi di Euro 2012 ini. Akankah Italia mampu membalikkan keadaan dan menjadi juara? Kita lihat saja nanti.

Pada pertandingan kali ini kedua tim menampilkan line-up yang tidak biasa. Dengan cederanya Barzagli dan tidak dibawanya Cristico serta minimnya stok bek tengah, Prandelli‘terpaksa’ merubah peran Daniele De Rossi dengan menggesernya ke belakang menjadi bek tengah pada formasi 3-5-2. Sementara Spanyol memakai formasi 4-3-3 dengan tidak menampilkan penyerang murni tapi memasang Fabregas, Silva dan Iniesta di posisi terdepan. Dari formasi tersebut tampaknya Del Bosque sangat berhat-hati melakoni pertandingan pertama ini dan tidak mau terburu-buru menurunkan Torres, apalagi lawan yang dihadapi adalah Italia yang kerap kali merepotkan Spanyol ketika kedua tim ini bertemu.

Di menit-menit awal pertandingan relatif berimbang, namun lama-kelamaan Spanyol lebih dominan dalam penguasaan bola. Meski begitu justru Italia yang memeperoleh peluang pertama untuk mencetak gol. Di menit ke 20 Italia mendapatkan peluang emasnya, sayang sepakan Cassano masih melebar tipis di sisi sebelah kanan gawang Cassilas. Permainan Spanyol sudah terbaca oleh Italia, bahkan Italia beberapa kali memainkan tiki-taka dan mendikte permainan Spanyol.  Menit 35 Marchisio melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti Spanyol setelah mendapat umpan dari Cassano, namun Cassilas dalam posisi yang tepat. Skor masih tak berubah.

Menjelang berakhirnya babak pertama kedua tim bergantian melakukan serangan. Menit ke-42 Fabregas mengancam pertahanan Italia tapi tendangannya berhasil diblok oleh Bonucci. Tak berapa lama giliran Iniesta yang melakukan tembakan tapi masih melambung. Tak mau kalah Italia ganti mengancam di menit ke-45, menerima umpan dari sayap kanan Tandukan Motta masih dapat ditepis oleh Cassilas. Pertandingan babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Di awal babak kedua Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Menit ke-49 Spanyol mendapat peluang lewat sepakan keras Cesc Fabregas tapi dengan sigap Buffon berhasil menepis tendangan pemain Barcelona tersebut. Terlalu asyik menyerang justru gawang Spayol yang kebobolan. Berawal dari aksi solo run Andrea Pirlo dari tengah lapangan, ia lantas mengirim umpan terobosan matang kepada Di Natale. Dengan kecepatannya Di Natale mampu menerobos barisan belakang Spanyol dan melakukan Plessing ke arah kiri pojok gawang yang dijaga Iker Cassilas. Seolah tersentak oleh gol tersebut, Spanyol bangkit dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Menerima umpan terobosan Andres Iniesta dengan dingin Cesc Fabregas melesakkan bola ke gawang Ganluigi Buffon.

Di Natale menaklukkan Cassilas (Foto : skysports.com)

Selepas gol yang diciptakan Fabregas Spanyol semakin dominan. Demi menambah daya gedor Spanyol Del Bosque memasukkan Fernando Torres menggantikan Fabregas di menit ke-73. Torres langsung mengancam gawang Italia, lolos dari perangkap offside ia menggiring bola ke area penalti dan berhadapan dengan penjaga gawang. Namun Buffon masih dapat membaca pergerakan Torres dan langsung menghalau bola keluar lapangan. Torres kembali mengancam pada menit ke-84, berhasil mengelabuhi De Rossi ia lantas menendang bola ke arah gawang yang ditinggalkan Buffon tapi tendangannya masih melayang di atas mistar gawang. Italia bukannya tanpa peluang, menerima umpan de Rossi tendangan Di Natale masih melebar di sisi kanan gawang Cassilas.

Dengan hasil tersebut kedua tim akan memburu kemenagna pada dua laga berikutnya demi mengamankan tiket lolos ke babak selanjutnya. Dalam pertandingan tersebut ada beberapa pemain Italia yang menonjol yaitu Maggio dan De Rossi. Tampil trengginas sepanjang pertandingan, Maggio acap kali merepotkan barisan kiri pertahanan Spanyol yang dikawal Jordi Alba dengan gayanya yang atraktif. Demikan juga dengan De Rossi, ia tampil begitu lugas mengawal barisan pertahanan Italia. Tak kenal kompromi dengan melakukan tekel keras untuk meredam serangan Spanyol. Bermain sebagai bek tengah dengan formasi 3-5-2 jelas menjadi sebuah tanggung jawab yang berat namun ia dapat memerankan posisinya itu dengan baik. Bahkan ia mampu mengatur ritme permainan dari lini belakang seolah ia adalah pemain tengah sebagaimana yang ia lakukan di AS Roma.

Formasi :
Spanyol (4-3-3) : Iker Cassilas, Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba, Alvaro Arbeloa,  Xabi Alonso, Sergio Busquets, Xavi Hernandez, David Silva (Jesus Navas 64’), Andres Iniesta, Cesc Fabregas (Fernando torres 73’).

Italia (3-5-2) : Gianluigi Buffon, Daniele De Rossi, Giorgio Chiellini, Leonaredo Bonucci, Christian Maggio, Emanuele Ghiaccerini, Thiago Motta (Antonio Nocerino 89’), Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Antonio Cassano (Sebastian Giovinco 64’), Mario Balotelli (Antonio Di Natale 47’).

Kartu Kuning :
Spanyol : Arbeloa 81’, Torres 83’.
Italia : Balotelli 36’, Bonucci 65’, Chiellini 78’, Maggio 88’.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s