Grup D : Prancis vs Inggris Berakhir Imbang

Gambar : uefa.com

Pertandingan pembuka di grup D EURO 2012 mempertemukan antara Prancis dan Inggris. Prancis yang merupakan juara EURO di tahun 1984 dan 2000 tampil dengan skuad terbaiknya. Benzema yang sedang bersinar bersama Real Madrid dan Nasri yang berhasil membawa Manchester City menjuarai kompetisi EPL musin ini dipastikan akan menghuni line-up tim yang diarsiteki oleh Laurent Blanc. Sementara Inggris datang ke Polandia-Ukraina dengan beberapa masalah yang harus mereka terima menjelang turnamen ini bergulir. Inggris belum bisa menurunkan striker andalan mereka Wayne Rooney, karena masih mendapatkan sanksi larangan bertanding. Sementara skandal yang menimpa Jhon Terry berbuntut pada pergantian pelatih tepat sebelum turnamen ini dimulai, karena Fabio Capello bersikukuh tak mau melepas ban kapten dari pemain Chelsea tersebut. Hal tersebut jelas mengganggu persiapan tim Tiga Singa dan membuat Inggris tak dijagokan oleh banyak kalangan dalam pertandingan kali ini.

Bertanding di Donbass Arena kota Donetsk-Ukraina, pertandingan di awal-awal babak pertama relatif berjalan lambat. Inggris langsung memegang kendali permainan lewat permainan sayapnya yang diperagakan apik oleh Ashley Young. Prancis coba membalas, menit ke-10 Nasri melepaskan sepakan keras tapi masih sedikit melebar di sebelah kanan gawang Joe Hart. Inggris tak mengendurkan serangannya, di menit ke-16 Milner yang berhasil lolos dari kawalan bek Prancis coba mengelabuhi Lloris tapi sepakannya belum menemui sasaran. Akhirnya serangan Inggris membuahkan hasil, tepatnya di menit ke-30. Adalah Joleon Lescott yang berhasil membuka keunggulan Ingris, memanfaatkan umpan tendangan bebas Gerrad Lescott memenagi duel udara dan menceploskan bola ke gawang Prancis lewat sundulan kepalanya . Skor  1-0 untuk keunggulan Inggris.

Joleon Lescott melakukan selebrasi bersama Ashley Young usai mencetak gol ke gawang Inggris (Gambar : skysports.com)

Setelah gol Lescott Prancis coba bangkit dengan mengimbangi permainan Inggris dan gencar melakukan serangan. Menit ke-24 Prancis coba membalas lewat Diarra. Nasri mengirim umpan ke dalam kotak penalti Inggris bola ditanduk Diarra tapi masih sanggup ditepis oleh Joe Hart. Setelah serangan bertubi-tubi menit ke-38 Prancis akhirnya dapat membalas lewat tendangan keras Samir Nasri dari luar kotak penalti yang gagal digapai oleh Joe Hart. Setelahnya ganti Inggris yang terus mendapat tekanan. Berkali-kali Prancis melancarkan serangan yang dimotori oleh gelandang kreatif Ribery dan Nasri. Tapi barisan belakang Inggris yang dikomandoi John Terry masih cukup solid untuk menahan gempuran Prancis. Hingga babak pertama usai tidak ada gol lagi yang tercipta, kedudukan masih imbang 1-1.

Samir Nasri, membobol gawang Inggris lewat sepakan kerasnya (Gambar : espn.co.uk)

Di babak kedua pertandingan berjalan dengan tempo cepat. Awalnya pertandinagn bermain berimbang tapi setelahnya Prancis yang lebih banyak menguasai bola. Beberapa kali Prancis mengancam gawang Inggris lewat serangan satu-dua yang diakhiri shooting keras. Tapi pertahanan Inggris masih terlalu rapat dan sulit ditembus, yang membuat peluang-peluang Prancis masih belum berbuah gol.

Menit ke-80 berawal dari tendangan sudut, bola kemelut disundul Ribery dan mengarah ke Cabaye yang langsung melakukan tendangan first time keras tapi sayang masih membentur pemain belakang Inggris. Tak mau kalah Inggris membalas lewat serangan dari sayap kanan, Milner mengirim umpan mendatar ke area penalti Prancis tapi masih dapat di hadang oleh Mexes dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Secara keseluruhan Prancis lebih mendominasi penguasaan bola di babak kedua. Gelandang Samir Nasri dan Frank Ribery begitu dominan dalam memperagakan skema penyerangan Prancis, mengalahkan lapangan tengah Inggris yang digalang Gerrard dan kawan-kawan.

Lini tengah Prancis lebih solid (Gambar : skysports.com)

Hingga wasit meniupkan pluit tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap bertahan 1-1. Hasil imbang tentu tak memuaskankedua tim, mereka harus dapat meraih tiga angka di pertandinagn berikutnya untuk mengamankan tiket lolos ke fase berikutnya.

Formasi :
Prancis (4-1-4-1): Hugo Lloris, Philippe Mexes, Adil Rami,  Patrice Evra, Mathieu Debuchy, Alou Diarra, Yohan Cabaye (Hatem Ben Arfa 83’), Florent Malouda (Marvin Martin 84’), Frank Ribery, Samir Nasri, Karim Benzema.

Innggris (4-2-3-1): Joe Hart, John Terry, Joleon Lescott,  Glen Johnson, Ashley Cole, Scott Parker (Jordan Henderson 76’), Steven Gerrard, Ashley Young, Alex Oxlade-Chamberlain (Jermain Defoe 76’), James Milner, Danny Welbeck (Theo Walcott 89’).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s