Hujan Deras, Padang dilanda Banjir Bandang

Hujan deras yang tiada henti mengguyur kota Padang hari Selasa (24/7/2012) membuat aliran sungai dari perbukitan melimpah dan menyebabkan terjadinya banjir bandang. Hampir semua sungai di Padang yang bermuara ke laut airnya meluap bahkan sampai ke pemukiman penduduk. Beberapa ruas jalan M. Hatta (Pasar Baru-Kampus Unand) tidak bisa dilalui karena ketinggian air mencapai lutut. Sementara Jembatan Rezky (bawah gerbang Unand) mengalami sedikit kerusakan di tepinya. Di lokasi lain tepatnya di daerah Siteba terjadi banjir yang mengakibatkan rumah penduduk terendam.

Tercatat ada beberapa titik yang menjadi lokasi meluapnya air sungai tersebut dan yang terparah ada di Nagari Limau Manis dan Batu Busuak (Kelurahan Lambung Bukik). Sungai Limau Manis yang membelah Nagari Limau Manis menjadi titik lokasi terparah. Hingga Rabu (25/7/2012) ada sekitar 20 rumah yang masih terisolir karena Sungai Limau Manis terpecah menjadi tiga aliran sungai yang mengepung pemukiman warga. Tim relawan Forkompa-UA (Forum Komunikasi Pecinta Alam Universitas Andalas) di bawah komando Sekber PA-Sumbar (Sekretariat Bersama Pecinta Alam Sumbar) segera menuju lokasi setelah mendapat info tentang kejadian tersebut. Bersama dengan BPBD dan Tim Basarnas Kota Padang, tim relawan berusaha membantu warga yang terisolir. Namun derasnya aliran sungai yang dipenuhi bebatuan-bebatuan besar menyulitkan proses evakuasi. Setelah menunggu aliran sungai yang mulai menyusut tim akhirnya berhasil menyalurkan logistik ke daerah terisolir menggunakan tali (dengan prosedur yang aman). Namun warga tidak bersedia dievakuasi karena aliran sungai yang masih deras.

Sementara akses ke Batu Busuak di Kelurahan Lambung Bukik tersendat karena sebagian ruas jembatan yang ada di lokasi tersebut putus akibat derasnya aliran sungai Batang Kuranji yang berkepanjangan, sehingga logistik belum bisa didrop ke lokasi. Kendaraan bermotor tidak bisa melintas namun warga masih bisa menyebrang dengan berjalan kaki.

Hingga Rabu sore bantuan terus berdatangan diantaranya dari Pemkot Padang, BPBD kota Padang, Kodim kota Padang, Partai hingga LSM. Sementara di beberapa ruas jalan dekat lokasi bencana terdapat kemacetan bahkan meluas hingga ke beberapa persimpangan jalan di Bandar Buat dan Pasar Baru karena banyaknya masyarakat berduyun-duyun ingin melihat secara langsung lokasi bencana. Hal tersebut menyulitkan tim relawan yang akan mendistribusikan logistik.


16 thoughts on “Hujan Deras, Padang dilanda Banjir Bandang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s