Dialog dan Eksibisi Panjat Tebing Sumbar

Saat ini Panjat Tebing telah menjadi olahraga yang banyak digemari masyarakat sejak kemunculannya di awal 80-an di Indonesia. Dengan terus berkembangnya olahraga ini, media yang digunakan pun bukan hanya tebing alam tapi juga merambah kepada dinding panjat buatan. Hingga akhirnya tahun 1996 pada pagelaran PON ke-XIV di Jakarta, Panjat Tebing resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di event tersebut hingga saat ini.

Sumatera Barat dalam hal ini juga turut serta mewarnai sejarah Panjat Tebing Indonesia, baik sebagai daerah yang memiliki banyak tempat pemanjatan maupun karena prestasi atlit-atlitnya. Tak hanya itu pada tahun 1992 Sumbar dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Panjat Tebing I, di mana sebelumnya Sumbar sukses mengadakan event Panjat Tebing tingkat Sumatera. Pada saat itu Sumbar belum berhasil secara maksimal. Baru setahun kemudian ketika Kejurnas Panjat Tebing II digelar di Bengkulu, Sumbar berhasil menyabet gelar Juara Umum. Namun sayang belakangan ini prestasi Panjat Tebing di Sumbar mengalami penurunan. Teranyar, Sumbar gagal mengirimkan utusannya pada PON XVIII Riau di cabang olahraga ini karena tidak lolos kualifikasi di Pra PON. Padahal jika menilik ke belakang prestasi Panjat Tebing Sumbar di tingkat nasional patut dibanggakan.

Beranjak dari hal tersebut, Paitua-MTU sebagai organisasi kepecintaalaman merasa mempunyai kewajiban untuk dapat berpartisipasi dalam memajukan prestasi Panjat tebing di Sumatera Barat. Salah satunya dengan mengagendakan Kejurnas Panjat Tebing yang rencananya akan dihelat pada November tahun ini. Sebelum event tersebut dilaksanakan perlu kiranya dilakukan pertemuan dengan para pelaku maupun pihak-pihak yang berkepentingan di dunia Panjat Tebing Sumbar. Akhirnya pada hari Minggu (23/9/2012) bertempat di GOR H. Agus Salim tepatnya di bawah dinding panjat buatan, acara tersebut digelar. Dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dispora Padang dan Sumbar, FPTI Sumbar, KATUA (Keluarga Alumnik teknik Universitas Andalas), mantan atlit Panjat Tebing Sumbar dan dua orang wartawan dari Harian Singgalang dan Haluan. Sementara Wakil Walikota Padang yang semula akan datang urung hadir.

Acara tersebut sendiri berlangsung santai tapi tetap membahas pokok-pokok penting terkait permasalahan Panjat Tebing Sumbar. Setelah masing-masing pihak menyampaikan sambutannya, acara dialog pun dimulai. Dibuka dengan penyampaian tentang sejarah Panjat Tebing di Sumbar, pembahasan berlanjut mengenai peran Sumatera Barat di kancah Panjat Tebing nasional dan sederet prestasi yang pernah diraih. Menurut salah satu peserta dialog, mundurnya prestasi Panjat Tebing Sumbar karena fasilitas yang kurang memadai dan pembinaan yang tidak berlangsung secara maksimal. Ditambah minimnya kejuaraan yang digelar di Sumatera Barat, meski di kampus-kampus pernah diadakan event tapi sulit berkembang karena tidak berjalan secara kontinyu. Paitua-MTU selaku panitia tak luput menyampaikan kendala yang dihadapi selama persiapan Kejurnas Panjat Tebing yang ditanggapi dengan semangat oleh para peserta dialog yang lain, sekaligus mengarahkan pergerakan ke depannya demi suksesnya acara tersebut. Baik pihak Dispora maupun FPTI mendukung penuh acara Kejurnas Panjat Tebing yang akan digelar oleh Paitua-MTU November tahun ini dan siap membantu jika di tengah jalan nantinya ditemui permasalahan.

Usai dialog peserta tak segera pulang, masih ada satu lagi agenda yaitu eksibisi panjat tebing. Salah satu mantan atlit Panjat Tebing Sumbar dengan semangatnya mengikuti acara ini dan mendemonstrasikan skill memanjatnya kepada peserta dialog yang lain, meski tak selincah dulu tapi sisa-sisa kejayannya masih terlihat ketika satu demi satu point di papan panjat berhasil dirahnya hingga akhirnya sampai di top. Setelah itu giliran panitia yang melakukan pemanjatan dengan antusias.

Dengan digelarnya dialog dan temu ramah ini, Paitua-MTU selaku panitia berharap agar Kejurnas OTWC (Open Tournament Wall Climbing) 2012 dapat terlaksana dengan lancar. Mengingat semua pihak terkait telah memberikan restu, dukungan maupun masukan yang sangat berarti. Semoga!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s