[movie review] Rurouni Kenshin

Directed by : Nobuhiro Watsuki
Distributed by/Year : Warner Bros/2012
Genre : Action
Casts : Takeru Sato, Emi Takei, Yû Aoi, Teruyuki Kagawa, Kôji Kikkawa

Sekitar 140 tahun lalu di awal Periode Meiji tepatnya saat kekacauan “Bakumatsu” berlangsung, tersebutlah seorang pembunuh legendaris bernama Battousai yang ditakuti karena sifat membunuhnya yang kejam. Namun sejak dimulainya Era Baru Battousai lantas menghilang dan berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak akan membunuh lagi. Sepuluh tahun kemudian Battousai muncul kembali dan menjalani hidup sebagai pengembara dengan nama aslinya, Himura Kenshin. Namun kedatangannya tak diharapkan karena dalam 6 bulan terakhir muncul seseorang yang mengaku bernama Battousai dan melakukan pembantaian di mana-mana. Untungnya tak semua orang mengenali wajahnya sehingga ia masih bisa membaur. Suatu kerika ia bertemu dengan Kamiya Kaoru, seorang gadis yang ayahnya telah dibunuh oleh ‘Battousai’. Akhirnya Kenshin memilih menetap atas permintaan Kaoru sebagai balas budi karena telah menyelamatkan hidupnya.

Ketika Kenshin baru akan menemukan hidupnya yang baru berbagai permasalahan muncul, mulai dari teror yang diterima Kaoru hingga keadaan kota yang semakin kacau akibat ulah Kanryu Takeda, seorang pengusaha kaya yang juga memproduksi dan menyebarkan Opium. Dalam melakukan aksinya Kanryu dibantu oleh beberapa mantan samurai yang ternyata juga mengincar Kenshin. Melihat kondisi yang demikian membuat bergejolak hatinya ditambah ketidakmampuan penegak hukum dalam melindungi warga sipil. Akankah Kenshin berdiam diri atau melanggar sumpahnya sendiri yang telah ia pegang selama ini?

Rurouni Kenshin merupakan film yang diadaptasi dari serial manga karya Nobuhiro Watsuki berjudul sama dan telah pula diangkat dalam serial TV animasi. Dilihat dari beberapa adegan dan kurang ‘ramainya’ film ini, sang sutradara sepertinya ingin mengekspos sisi terdalam dari sang pemeran utama dalam menghadapi pergolakan batinnya. Oh ya, original soundtrack film ini didisi oleh “One Ok Rock” lewat lagu berjudul “The Beginning” yang terdengar serasi dengan filmnya.

 

4 thoughts on “[movie review] Rurouni Kenshin

  1. bagus nih recomended.. emang filmnya lebih mendalami si kenshin sendiri..
    yah untuk film dengan durasi 135 menit.. film ini bagus..
    rilisnya itu di jepang klo ga salah agustus 2012..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s