Jelajah Rimba Bukit Barisan Solok-Padang

Sabtu/16-02-2013,

Pagi itu suasana langit Limau Manis sedang mendung, matahari pun tak tampak karena tertutup awan kelam. Sepertinya hari tidak akan cerah hingga sore tiba. Tapi hal tersebut tak menghalangi kami yang akan berkegiatan, karena ini adalah hari yang ditunggu-tunggu dan sudah direncanakan sebelumnya. Hari ini dan 4 hari ke depan akan menjadi alek gadang (baca: ‘hajatan’) Paitua Mapala Teknik Unand (Paitua-MTU). Tepat di depan sekretariat Paitua-MTU tercinta, para anggota berbaris rapi untuk mengikuti upacara pelepasan.

Ya, hari ini Paitua-MTU akan melakukan kegiatan Lapangan Besar menapaki jalur di rimba Bukit Barisan dengan rute Koto Ilalang (Solok) — Patamuan (Padang) selama 5 hari, Sabtu-Rabu (16-20 Februari 2013). Anggota yang ke lapangan berjumlah 39 orang dengan rincian 17 siswa, 18 Anggota Biasa dan selebihnya simpatisan. Dalam acara pelepasan kali ini dihadiri juga oleh perwakilan dari Kapolda Sumbar dan Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unand, Bapak Abdul Hakam, Ph.D. Setelah beberapa kata sambutan selesai, anggota yang stay di sekretariat menyalami satu-persatu anggota yang akan berkegiatan. Lapangan besar merupakan kegiatan penutup dalam rangkaian Diklatsar yang diadakan oleh Paitua-MTU, di mana sebelumnya ada materi ruangan dan kegiatan lapangan kecil (Caving, Climbing & Rappeling). Selain itu lapangan besar juga menjadi kegiatan inti di mana aplikasi ilmu kepecintaalaman di dalamnya lebih kompleks.

Sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan truk Colt Diesel anggota bergerak menuju Solok dengan perasaan gembira, tak sabar ingin segera bercengkrama dengan alam Bukit Barisan. Suasana bergelantungan penuh sesak di dalam truk plus hembusan angin yang menyapa wajah-wajah ceria di dalamnya semakin membuat suasana penuh aroma petualangan. Sesampainya di Simpang Salayo Kecamatan Kubung truk berhenti. Korlap (Koordinator Lapangan) bergegas memasukkan surat izin ke Polsek setempat dan yang lain membeli nasi bungkus untuk makan siang. Perjalanan kami lanjutkan menuju Nagari Koto Ilalang, semakin ke dalam jalan aspal yang kami lewati semakin sempit dengan lebar sekitar 3 meter dengan tanjakan dan tikungan yang curam.

Setibanya di Nagari Koto Ilalang para anggota beristirahat sejenak sekaligus melakukan sosialisasi kepada penduduk sekitar. Tim Leader yang terdiri dari Romi, Rush, Syahrul, Ricky dan saya sendiri berangkat terlebih dahulu baru kemudian diikuti anggota yang lain. Sebelum berangkat para siswa melakukan plot jalur yang akan ditempuh. Trek awal perjalanan melewati perkampungan warga dan sawah yang menghampar di sepanjang kiri-kanan jalan. Penduduk di sini ramah-ramah, tiap kali kami menyapa mereka membalas disertai senyum. Tak berapa lama kami melewati sebuah headrace (saluran air PLTA), dengan lebar sekitar satu meter dengan kedalaman yang sama. Headrace tersebut terhubung dengan bendungan yang ada di hulu. Kami tim Leader berhenti untuk Sholat Dzuhur sekaligus mengisi perbekalan air minum di bendungan. Selepas dari bendungan kami harus melewati sebuah tanjakan curam, tidak panjang memang tapi cukuplah membuat nafas tersengal. Selanjutnya kami menyipir punggungan dengan sebelah kanan berbatasan dengan rimbunnya hutan dan lembah di sebelah kirinya. Jalan setapak yang kami lalui tampak jelas karena jalan tersebut juga digunakan oleh penduduk setempat untuk pergi ke ladang. Selama perjalanan banyak kami jumpai pohon kopi yang tumbuh tidak beraturan. Cuaca yang panas membuat kami harus sering meyeka keringat yang terus keluar dari tubuh. Beruntung semakin jauh melangkah banyak pohon rindang yang melindungi kami dari terik matahari.

Pelapasan Tim Leader di Koto Ilalang

Pelepasan Tim Leader di Koto Ilalang

Pukul 14.40 WIB akhirnya tim leader tiba di Camp I. Fiuh… sekali lagi saya meyeka keringat yang meluncur di wajah dan segera mengambil botol air minum, begitu juga dengan yang lain. Kami lantas bahu-membahu membersihkan lokasi camp yang penuh dengan rerumputan dan semak lainnya. Setelah bersih saatnya mendirikan tenda, memasang spanduk pendidikan dan tentu santai sejenak melepas penat. Rush segera mengambil air dan memasak air di atas Trangia. Satu jam berselang para siswa yang dibagi ke dalam tiga kelompok tiba didampingi oleh pembinanya, diikuti oleh anggota lain yang bertindak sebagai tim Sweeper.

Instruktur mendemonstrasikan salah satu materi

Setelah beristirahat cukup, pemateri pun menghampiri tempat camp siswa. Sore ini ada materi yang akan diberikan yaitu cara membuat tenda dari Raincoat dan juga Materi Api Kering. Para siswa memperhatikan dengan seksama dan sesekali bertanya. Tak terasa malam mulai menjelang. Para anggota lantas bergegas melaksanakan Sholat Maghrib, begitu halnya dengan siswa. Percikan air wudhu’ begitu segar terasa ketika mengenai pori-pori kulit.

Cuaca malam ini kurang cerah, meski tak ada hujan tapi tak tampak bintang di langit karena tertutup awan kelam. Api unggun telah menyala, minuman penghangat telah pula tersedia dengan makanan ringan. Saatnya menghabiskan malam dengan keakraban, berbagi tawa dan cerita hingga tak terasa sudah separuh malam kami lewati. Satu-persatu anggota masuk ke dalam tenda hingga hanya menyisakan anggota yang mendapat jatah piket. Suasana semakin dingin, saya segera meraih jaket di samping tenda. Percikan bunga api dari unggun yang masih menyala menghambur ke udara, berbaur dengan keheningan malam dan kemudian perlahan sirna…

Bersambung ke Jelajah Rimba Bukit Barisan Solok-Padang (Day 2)

4 thoughts on “Jelajah Rimba Bukit Barisan Solok-Padang

  1. Pingback: Jelajah Rimba Bukit Barisan Solok-Padang (day 2) | rantinghijau│

  2. Pingback: Jelajah Rimba Bukit Barisan Solok-Padang (Day 2) | langiteduh |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s