Skyscraper, The Return of Me

Kata Skyscraper terdengar penuh semangat dan antusias, tapi The Return of Me agak sedikit epic yang berlebihan memang.

Akhirnya saya kembali. Ya, kembali mantengin nih blog setelah sekian lama gak saya isi. Tentunya ini bukan kisah epic seperti “The Return of The Condor Heroes”-nya Andy Lau atau lagu “Intro” milik Endank Soekamti yang cuma nyanyiin tuh judul sebagai lirik berkepanjangan seperti Melly Goes to School, eh, Goeslaw, di lagu “I just Wanna Say I Love You”.

Banyak kesibukan lain yang membuat saya lama tidak posting. Maklumlah waktu itu statusnya mahasiswa tahun akhir yang mesti ngurusin skripsi, wisuda sampai kesibukan menjadi pengangguran fresh. Di samping juga mood yang belum bisa seperti Dewi Lestari. Tapi seiring tulisan ini saya mencoba aktif kembali, karena bagaimanapun menulis merupakan sebuah terapi untuk ‘menengahi’ kesibukan saya yang lain.

Judul postingan ini meminjam judul lagu dari Demi Lovato, Skyscraper. Hanya saja jika Demi berharap bisa move on atas hubungannya yang kacau, saya berharap setelah ini bisa rutin menulis kembali. Meski sempat ada kekhawatiran postingan ini dibaca sama Demi terus dia menuntut saya atas judul yang sama, tapi tetap saya terusin. Toh siapa saya di mata Demi Lovato?